Sudah banyak sekali artikel ataupun produsen bio septic tank yang membahas mengenai bio septic tank. Kali ini kami ingin mencoba menguraikan mengenai cara kerja dari bio septic tank khususnya dari yang berbahan dasar fiberglass. 

Cara Kerja Bio Septic Tank

Pastinya setiap kita sudah mengenal yang namanya septic tank, banyak orang yang membacanya dengan sebutan “sepiteng”. Hehe.. sebagian besar orang mengenal septic tank adalah tempat pembuangan limbah khususnya tinja atau kotoran manusia. Untuk septic tank yang lama mungkin hanya berfungsi sebagai penampungan saja. Memang benar. Maka dari itu saat ini banyak dikembangkan mengenai bio septic tank. Lalu apa perbedaan antara septic tank lama dan revolusinya yang sekarang? 

Pada septic tank konvensional masalah yang sering terjadi adalah tidak sesuai dengan standar IPAL atau instalasi pengolahan air limbah. Memang terdapat septic tank, tetapi air buangan yang keluar ke sumur resapan masih membawa bakteri yang berbahaya sehingga timbul pencemaran air pada tanah, sumur, dan sumber air lainnya. Bakteri yang timbul dari hal tersebut adalah bakteri coli yang menyebabkan diare maupun penyakit lainnya dari air yang tercemar. 

Bakteri yang ada dalam tinja sangat berbahaya, mudah mencemari air dan lingkungan. Serta mengakibatkan berubahnya warna air, bau air dan zat air berbakteri. Septik tank konvensional juga sering mengalami kendala mampet dan penuh. Kini telah tersedia septik tank (septictank) dari produk pabrikan yang diberi nama bio septic tank, bagaimana cara kerjanya? Berikut ini ulasannya.

Pada umumnya septic tank konvensonal tidak jauh berbeda dengan bio septic tank, namun ada beberapa perbedaan antara lain:

1. Septic tank dijual dengan berbagai ukuran volume
2. Bahan baku materialnya terbuat dari fiberglass
3. Sistem pembagian untuk sekat filterisasi lebih sempurna
4. Terdapat lubang untuk mengisi bakteri pemakan tinja (konsentrat)
5. Bersifat portabel atau mudah dipindah-pindah dan mudah dalam perawatan
6. Memiliki standar IPAL 
7. Untuk mengurasnya tidak membutuhkan waktu yang lama



Sekat filtrasi yang dimiliki oleh bio septic tank rata-rata terdiri dari 3 buah sekat. Untuk sekat yang pertama adalah sekat yang berfungsi untuk pemisah antara kotoran padat dan cair. Pada sekat awal ini bagian kotoran yang bersifat padat akan dikumpulkan hingga mengendap secara sempurna dan menjadi semakin padat. 

Sekat kedua adalah filter air kotor yang di dalamnya terdapat bola-bola filter. Sedangkan yang ketiga adalah filter pengurai bakteri yang ada pada air kotor dimana pada filter yang ketiga ini tempat dimasukkannya bakteri konsentrat secara berkala. Tablet bakteri konsentrat perlu diisi secara berkala. Bakteri ini yang nantinya secara alamiah berfungsi sebagai “pemakan” kotoran hingga pada akhirnya kotoran tinja tersebut bisa kembali bersih secara alami.