Bak kimia fiberglass digunakan untuk menampung cairan kimia. Bahan baku pembuatan bak fiberglass untuk cairan kimia ini terbuat dari bahan khusus yang chemical resistance atau tahan bahan kimia. Materialnya tergantung dari cairan yang ditaruh. Misalkan air laut yang mengandung garam, maka digunakan bahan resin dengan jenis isoptalic. Sedangkan untuk asam sulfat digunakan resin dengan jenis bisphenol. Diantara jenis ordo resin tersebut juga masih ada masing-masing tipenya. Tentunya hal ini dikonfirmasikan terlebih dahulu dengan engineer supaya tidak terjadi kesalahan dalam aplikasinya.

Bagi Anda yang berada di dunia Migas maupun di dunia industri misalkan, ada pertimbangan dalam menggunakan apakah itu bak kimia FRP, pipa FRP, sampai dengan Tanki FRP berdasarkan fungsinya. Kembali lagi kami sebagai kontraktor yang menyediakan barang berbasis FRP tersebut perlu mengetahui secara detail terlebih dahulu mengenai cairan apa yang nantinya ditampung atau dilalui di dalamnya.

Satu dari sekian pembuatan bak kimia yang pernah kami buat adalah bak kimia untuk menampung asam sulfat (H2SO4). Bak tersebut digunakan untuk melakukan peleburan tembaga. Secara detail teknis kami tidak bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai bidang ini bagaimana cara mereka proses melebur tembaga tersebut. Yang jelas pengalaman dalam pembuatan bak fiberglass kimia tersebut memberikan pengalaman yang berharga bagaimana membuat bak kimia yang baik dan juga tentunya dengan mengejar target harga yang efisien.

Pada suatu waktu ada juga kasus dimana IPAL sederhana yang dibuat dari bak fiberglass harus menggunakan resin chemical resistance. Hal tersebut dikarenakan pada kandungan limbah memang lebih banyak terdapat unsur kimia keras yang sifatnya lebih dari korosif atau bisa memakan fiberglass biasa. Ada juga kasus dimana resin dengan jenis chemical resistance teryata tidak cocok dengan kimia yang ditaruh. Walaupun chemical resistance tapi masih memiliki kekurangan. Oleh sebab itu penting sekali konfirmasi mengenai penggunaan cairan apa yang nantinya mau ditaruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *